Monday, April 30, 2007

tanda cinta

Siapa tidak menggunakan tongkat, benci kepada anaknya; tetapi siapa mengasihi anaknya, menghajar dia pada waktunya....
(Amsal 13:24)

Tidak seperti biasanya. Minggu pagi itu saya melepas putri semata wayang saya di gerbang jalan menuju sekolah minggu dengan hati yang amat sedih. Saya sempat melihat sisa2 tangisnya. Ada bagian pipinya yang masih basah.

Pagi itu, di rumah, waktu sedang siap2 berangkat ke Gereja, terjadi sedikit 'perselisihan' antara saya dengan Bianca. Bianca menolak arrangement saya mengenai pendamping mereka di sekolah minggu. Bianca minta ditemenin sama Mbak Inem. Sementara Ibu sudah menempatkan Mbak Munah untuk mendampingi Bianca. Tentunya dengan berbagai pertimbangan yang semuanya adalah demi kebaikan semua ;-) Entah kenapa, pagi itu, Bianca bersikap sangat tidak koperatif. Saya terpaksa menegurnya. Betul2 terpaksa. Awalnya dengan pelan, tetapi kemudian menjadi lebih keras.

Ternyata 'menghardik' buah hati saya itu sama sekali bukan pekerjaan yang mudah. Saya ga tau pasti, siapa sebenarnya yang ngerasa sakit lebih banyak. Bianca kah? Atau saya?

Sekitar satu jam kemudian. Setelah kebaktian usai, kami bertemu kembali di pelataran Gereja. Wajah putri saya sudah kembali dihiasi senyum. Dengan semangat dia bercerita tentang kegiatan di kelas sekolah minggunya. Anehnya, di hati saya pedih sisa pagi tadi masih juga tersisa.

Maafkan Ibu ya Nak....

Posted by Lesca at 13:20:18 | Permanent Link | Comments (9) |

Saturday, April 28, 2007

bule kampung melayu

GOKIL! Sampe hari ini, kalo saya inget sama kejadian yang satu ini, saya masih saja kepingin nyengir kuda sendiri :D

Seputaran Stasiun KA Jatinegara, 2000.
Saya sudah tinggal di Jakarta. Calon suami saya yang waktu itu masih pacar saya, masih tinggal di Bandung. Dan karena kami sangat mencintai Bandung, saya memilih untuk menghabiskan hampir semua week end kami di Bandung. Dengan kata lain, saya yang ngapelin calon suami saya di Bandung. Saya berangkat dari Stasiun Jatinegara setiap Jumat sore, dan kembali dari Bandung Senin dini hari.

Suatu pagi, saya tiba di Jatinegara sekitar jam 8-9 pagi. Seperti biasa, terburu2, mau langsung menuju kantor. Jam2 segitu, agak susah nyari Taxi di daerah stasiun Jatinegara. Kecuali kalo saya mau naik Taxi2 bodong yang ga pernah mau pake argo. Biasanya taxi nya udah jelek, supirnya galak, baunya apek, dan ngeset harganya ga pake hati :(

Posted by Lesca at 08:45:16 | Permanent Link | Comments (17) |

Wednesday, April 25, 2007

kenapa bola mata?

Seorang teman bertanya kepada saya: kenapa bola mata? Kenapa bukan bintang matahari. Atau intan permata. Atau jantung hati?

Bukan matahari. Saya mencintai anak2 saya lebih dari saya mencintai matahari. Ada saat di mana saya berharap matahari tidak bersinar, atau kalaupun dia bersinar, saya ingin sinarnya tidak terlalu besar. Walaupun tentu ada banyak juga saat dimana saya berdoa agar diberi kesempatan menikmati matahari. Tetapi saya selalu menginginkan kedua belah bola mata saya.

Bukan bintang. Karena tidak selamanya bintang kelihatan di langit. Yang walau bentuknya cantik dan sinarnya menarik, mereka tidak selalu bisa dinikmati. Bahkan sebelum mereka mati. Tetapi saya selalu bisa 'melihat' dan merasakan kedua belah bola mata saya.

Bukan intan dan permata. Yang kendati cantik dan indah luar biasa serta sangat berharga, tetap saja bisa diukur nilainya. Tetapi saya tidak pernah bisa mengukur nilai kedua belah bola mata saya.

Bukan jantung hati. Karena letaknya yang di dalam tubuh, kita tidak bisa langsung melihatnya kapan saja kita mau. Dan karena tidak kelihatan, kadang kita lupa untuk menjaganya. Tetapi saya tidak pernah luput menjaga kedua belah bola mata saya.

Saya mencintai anak2 saya, seperti saya mencintai kedua bola mata saya. Saya tidak pernah berhenti menginginkan mereka. Saya selalu bisa 'melihat' dan merasakan mereka. Mungkin tidak selamanya dengan mata lahir. Mereka priceless. Lebih berharga dari apa pun. Dan saya ingin selalu menjaga mereka. Seperti saya menjaga kedua bola mata saya....

ps:
temans, maaaaffffff saya belum sempat b/w ..... :( Padahal kangen ;-) Tapi yang pasti, you are all in my mind and heart kok.... **wink-wink** Have a great life every one... :D

 

Posted by Lesca at 15:30:43 | Permanent Link | Comments (14) |

Wednesday, April 18, 2007

on my children's birthday

selamat ulang tahun malaikat-malaikat kecilku,
kalian akan selalu menjadi bola mata Ibu.....,

 

PS:
Selamat Ulang Tahun juga buat Eyang Raka. You are not old, you are just a young person that just turned 60 ;-). Besok bikin KTP seumur hidup ya Yang... ;-) Panjang umur dan sehat selalu ya Eyang... GBU :D

 

Posted by Lesca at 06:20:48 | Permanent Link | Comments (23) |

Sunday, April 15, 2007

hari ini, satu tahun yang lalu

Untuk Jenderal kecil Ibu, 
Ibu akan selalu mengingatkan kamu, betapa kehadiranmu sangat dinantikan. Kamu juga adalah hadiah tak ternilai buat Ibu, Bapak dan kakakmu Bianca.
 

jatiwarna, 14 april 2006, D-day -1
Hari ini ulang tahunnya Bianca yang keempat. Ibu bikin acara sukuran di rumah, sekalian berdoa buat hari besar besok.

Lain dengan pengalaman melahirkan Bianca empat tahun sebelumnya, kelahiran Bebe memang sudah lebih terencana. Sejak hamil 3 bulan, memang sudah ada indikasi plasenta previa. Dokter sudah ngasih ancang2, kemungkinan Ibu harus melahirkan lewat operasi lagi. Puji Tuhan ;-)

Empat tahun yang lalu, mungkin karena ga tega ngeliat kondisi Ibu waktu hamil dan melahirkan Bianca, Bapak dan Ibu sepakat kalau kami hanya akan punya 1 anak saja. Kalau Oma bilang: Ah, kapok lombok! Ternyata Oma bener ;-). Dua tahun kemudian, kami mulai berdoa supaya TUHAN memberikan seorang anak laki-laki di keluarga kita. Puji TUHAN, setelah melewati 2 tahun yang penuh perjuangan, akhirnya TUHAN memberikan kamu untuk kami Nak.

Pengalaman Ibu kehilangan 3 bayi sebelumnya, sempat bikin Ibu sedikit tegang dalam menjalani masa2 penantian menunggu kamu lahir. Seperti malam itu, Ibu hampir saja kehilangan harapan itu.....

Posted by Lesca at 01:42:33 | Permanent Link | Comments (17) |

Saturday, April 14, 2007

hari ini, lima tahun yang lalu

Untuk putriku tercinta,
Tulisan ini adalah sebuah peringatan akan keajaiban terbesar, mukjizat TUHAN yang luar biasa, kehadiran Bianca dalam hidup Ibu.

13 April 2002, due date +4, sekitar jam 5 pagi.
Sudah beberapa hari Ibu merasa sedikit tegang. Sudah lewat 4 hari. Tapi belum ada tanda2 kamu akan segera lahir. Dokter bilang itu biasa, apalagi pada kelahiran pertama. Kalau sampe due date +7 belum juga terjadi bukaan, kata dokter Ibu harus menjalani induksi. Karena empat hari sebelumnya, hasil USG menunjukkan kalau jumlah air ketuban Ibu tidak terlalu banyak, walapun masih dalam batas normal.

Posted by Lesca at 00:07:38 | Permanent Link | Comments (14) |

Wednesday, April 11, 2007

mumpung di sini

Di samping terorisme, banjir bandang dan flu burung, ternyata ada satu rangkaian kata lain yang juga berbahaya dan perlu dicermati dengan bijak: mumpung lagi sini. Seperti pengalaman yang saya alami waktu kami menghabiskan liburan paskah di Cilacap minggu lalu.

Seperti biasa, perjalanan liburan, apalagi ke luar kota, selalu aja bikin excited. Begitu tiket confirmed, langsung deh mulai ngimpi2..., ntar di sana mau makan apa aja ;-) Menu wajib kalo pulang ke Cilacap: gudeg kumplit, plus kerecek, opor dan baceman. Sea food. Dan tahu petis. Sayang menu yang ketiga itu ga kesampean, bakul tahu langganan kami udah tutup :(

Bukan ga inget sama pantangan dan program diet, cuman ya itu.... Mumpung lagi di Cilacap, kan ga tiap hari :D Sayang makanan2 tadi ga ada yang sempet keambil gambarnya, secara ludesnya bagaikan debu tertiup angin. Cepet banget :D Sebagai gantinya, saya share foto2nya Bianca & Benaia aja ya... :D Mereka berdua juga ga kalah sedap dipandang mata kan... ;-)

Benaia di kereta. Pertama kali lho... :D Sedikit rewel, karena ac nya kurang dingin ;-p

 

Naik ondong2. Di Cilacap ondong2 ini ratenya murah banget! 1 anak, untuk jangka waktu sewa selama 1 lagu dengan durasi sekitar 5 menit, tarifnya cuman 500 rupiah saja... Dan seperti biasa, goncangan dan suara keras selalu bisa memacu adrenalin benaia :D

 

Di pantai, bergaya sama Tante Santi, sambil nunggu cumi2 dibakar dan kepiting dimasak :D Pantai di Cilacap sebetulnya asik, sayang ga terlalu terawat. Dan, puanasnya puol-puolan... :D

 

Benaia sama Oma. Oma ga bisa gendong cucu laki2 semata wayangnya ini. Bukan karena ga sayang, tapi karena ga kuat ;-p Ya..., sutralah! Ga digendong, dipangku pun jadi :D

 

Bianca siap2 mau tidur di kereta dalam perjalanan pulang. Cape dan ngantuk,  tapi teteup..... harus keliatan cantik kalo mau difoto. Mungkin udah punya feeling kalo gambarnya bakalan di post di blog ;-)

 

Posted by Lesca at 07:21:44 | Permanent Link | Comments (19) |

Thursday, April 05, 2007

away.... :D

Hai folks... ,

We'll be away for a view days;

HAPPY EASTER, everyone....

And have the happiest holiday... :D

 

PS.:
Makasih banyak buat temen2 yang udah ngasih  saya semangat. They meant a lot to me. Ga nyangka deh..., kelyan hebat2 bikin kata2 yang membangun & membangkitkan ;-). I'll be visiting your virtual home, soonest. GBU all.. :-)

 

Posted by Lesca at 01:27:35 | Permanent Link | Comments (11) |

Tuesday, April 03, 2007

tentang bintang

Tidak selamanya bintang itu bersinar terang,
Ada saatnya terangnya jadi sedikit redup,
Dan di dalam sinarnya yang mulai redup,
Kita bisa melihat masa lalu kita,
Dengan semua tawa dan air matanya,

Kadang memang bintang harus menjadi sedikit redup,
Seperti bintang saya hari ini..

Dan saya ingin jadi seorang pemberani...

Posted by Lesca at 16:52:04 | Permanent Link | Comments (13) |

Monday, April 02, 2007

sehari bersama benaia

Memenuhi request Budhe yang udah lama ga punya balita, ini foto2 nya benaia seharian kemarin. Barangkali bisa memberi inspirasi atau malah memotivasi Njenengan buat ngasih adek buat Elan ;-). Buat Mama Kintan, mohon maaf karena requestnya untuk memajang foto close up Bapaknya bebe belum bisa saya penuhi hari ini. Masih belum dapet angle yang tepat .. ;-)

Posted by Lesca at 13:40:13 | Permanent Link | Comments (20) |
1 2