Friday, June 29, 2007

laki-laki atau perempuan

Emang siiihh..., laki perempuan sama aja. Walau pun sebenernya ya ga sama2 banget juga.... ;-p Ya iya lah..., biar dikit kan tetep aja ada bedanya :D

Anak Pertama.
Waktu hamil pertama dulu, karena baru anak pertama, saya ga terlalu memusingkan jenis kelamin anak yang saya kandung. (Mungkin juga karena saya lebih fokus pada kehamilan dan segala upaya buat menjalani masa2 hamil dengan sesedikit mungkin sakit dan mual2 ;-p) Buat saya yang penting anak yang saya lahirkan nanti sehat dan lengkap. Itu sudah lebih dari cukup. Syukur2 kalau idungnya mancung dan rambutnya hitam lebat :D

Sedikit berbeda dengan suami saya. Dari jaman dulu, suami saya memang sudah punya cita2 ingin punya anak perempuan. Maklum, lelaki sejati, pencinta dan pengagum perempuan :D. 

Ketika tiba saatnya mencari dan memilih2 nama untuk calon bayi kami waktu itu, saya muncul dengan beberapa pilihan nama. Nama pertama yang sempat saya ajukan waktu itu adalah Anastasia Bomaputri. Hehehe..., ikut2an modus operandinya Bung Karno dikit :D Tapi setelah selidik punya selidik, Anastasia ternyata berarti "kebangkitan". Dan karena Boma sendiri bisa berarti "raksasa", kami jadi merinding sendiri waktu mereka2 arti namanya. Mungkin kira2 jadi "kebangkitan seorang putri raksasa". Waahhh...., cari nama lain aja deh! :D

Ibu: "Naomi"
Bapak: "Jangan ah!. Ntar anaknya item kayak Naomi Campbell"

I: "Kalo Amadea?"
B: "Hhmmm" (*geleng2 kepala*)

I: "Andrea? Gayatri?"
B: "Hhmmm. Prameswari aja deh...."

I: "OK. Prameswari boleh juga. Nama depannya?"
B: "Ntar aku pikir2 lagi..."

I: "Terus, kalo anaknya laki2 gimana?"
B: " Hhhmmm..."

I: "Samuel? Joshua? Yudhistira? Atau Wibisono?"
B: "Terserah Ibu aja deh. Orang nanti anaknya pasti perempuan kok...."  (Padahal jaman segitu belum ada jaminan hasil USG yang menunjukkan bahwa anak yang saya kandung berjenis kelamin perempuan :D)

Beberapa minggu sebelum D Day, di sebuah bengkel AC kecil di daerah Cikutra, secara ga sengaja kami melihat foto seorang model perempuan yang dipajang di kaca jendela sebuah salon kecil di sebelah bengkel.

B: "Itu foto siapa Bu? Cantik ya... "
I: "Bianca Adinegoro"
B: "Bagus juga namanya... Artinya apa ya?"
I: "Ntar aku cek di internet deh.. "

Anak Kedua.
Karena anak pertama kami perempuan, bisa ditebak dong, waktu saya hamil lagi, kami minta sama TUHAN biar dikasih anak laki2. Biar sepasang. Kayak sepatu :D

Dengan berbekal ilmu hasil googling di internet selama berbulan2, tentang "how to choose your baby's sex", Puji TUHAN, pada sekitar minggu ke 18, bayi di kandungan saya sudah berani memamerkan 'burungnya' waktu di USG.

Proses memilih nama buat anak kedua kami memang tidak serumit anak pertama. Selain sudah lebih berpengalaman, waktu 4 tahun juga cukup buat nabung "nama2" anak yang menurut kami baik dan bagus :D Seperti biasa, karena yakin betul bahwa anak keduanya adalah laki2, suami saya hanya menyiapkan nama untuk anak laki2 saja (bahkan sebelum ada kejelasan hasil USG :D).

I: "Benaia bagusnya dikasih nama belakang apa ya Pak?"
B: "Hhhmmm.... apa ya?"

I: "Wicaksono?"
B: "Hhmm, kayak nama orang tua... " (Idih, ntar juga kan dia bakalan jadi orang tua...)

I: "Kalo Wibisono?"
B: "Hhmmm, dia kan masih turunan Buto Cakil ya?"

I: "Pradipta? Pramadipta?"
B: "Pranadipta aja deh... "

O, ya... Kalau panggilan Bapak sama Ibu mulainya dari mana?

Dari dulu :D

Dari saya kecil dulu, saya sudah punya cita2, kalau saya sudah besar dan jadi seorang Ibu, saya ingin anak2 saya memanggil saya "Ibu". Kenapa? Ga apa2. Cuma kesannya emang2 Ibu2 sekali... :D Hehehe..., dibayangan saya, Ibu itu orangnya pasti baik, sabar, ramah, suka pake kebaya dan rajin memasak ;-)

Kalau Bapak? Ya..., biar matching aja sama Ibu. Saya sempat mendengar percakapan suami saya dengan Ibu saya suatu hari, di rumah kami, sebelum anak pertama kami lahir:

Ibu saya: "Kalau anaknya sudah lahir nanti, kalian berdua mau dipanggil apa?"
Suami saya: "Lesca maunya dipanggil Ibu. Kalo dalem, terpaksaa dipanggil Bapak"

Ibu saya: "Lho, kok terpaksa?"
Suami saya: "Inggih. Soalnya dalem belum sempat milih, tapi Lesca udah beliin dalem sandal yang ada tulisannya "BAPAK".

Anak Ketiga.
Karena saya sudah diberi sepasang anak, saya lebih pasrah dengan jenis kelamin anak yang sedang saya kandung sekarang. Diparingi perempuan lagi Puji Tuhan. Laki2 juga Puji Tuhan. Walapun, suami dan anak perempuan saya tetap berharap adik bayi yang mau lahir nanti adalah perempuan... :D

Ibu: "Kenapa ingin adik perempuan Bi?"
Bianca: "Wah, kalau adiknya laki2 lagi kayak Benaia, nanti aku jadinya dipukulin sama dua orang dong Bu...." :D (*Bebe emang belum begitu lancar membedakan antara mengeplak dengan mengelus... Masih sering2 ketuker2 :D*)

Pasrah memang. Tapi bukan berarti ga penasaran lho... ;-) Kira2 laki2 atau perempuan ya? Ada yang mau ikutan nebak? Atau sekalian ngasih sumbang saran nama... ;-)

Happy week end every one! :D

Posted by Lesca at 11:32:46 | Permanent Link | Comments (13) |

Wednesday, June 27, 2007

mabok :(

Mabuk lagiii....!
Jreng!!
Mabuk lagiii......

I don't understand why they call it "morning sickness". To me, it turns "whole day" :(

 

Posted by Lesca at 12:57:26 | Permanent Link | Comments (7) |

Monday, June 25, 2007

6 minggu

Setelah diperiksa dan di USG sama dr. Lina di RSMKB Sabtu minggu lalu, ternyata saya memang positif hamil. 6 minggu. Kaget, bingung dan gembira.

Kami memang ga pernah merencanakan atau minta sama TUHAN biar ngasih adik buat Benaia. Tapi TUHAN berbaik hati ngasih rejeki ini ke kami. PUJI TUHAN.  TUHAN pasti tidak pernah salah. Amin.

Saking ga keruannya perasaan kami, saya sampai lupa minta print out hasil USG kemarin. So in stead, saya pajang fotonya Benaia aja ya.... Yang di dalem perut ini juga pasti mirip2 juga... :D

PS.
Doain biar kehamilan saya kali ini lancar ya..... Amin :) 

 

Posted by Lesca at 10:28:42 | Permanent Link | Comments (14) |

Thursday, June 21, 2007

life's update ;-)

Dear friends, relatives and colleagues,

It’s been some times since I write you all. A lot has happened in my life in the past few weeks. Taking so much time and energy. But believe me, you are all in my mind, continuously :D

Proyek kejar tayang
Ada beberapa proyek di kantor yang dead linenya semua berdekatan. Dan seperti biasa, klien saya seneng sekali bilang: “Tolong, segera ya, Bu… Kalo bisa hari ini”. Dan saya juga punya kebiasaan buruk bilang “Siap Pak!”

Auntie santi’s wedding in cilacap.
Walaupun nama saya ga tercantum dalam susunan panitia persiapan dan pelaksanaan acara pernikahannya tante santi dan oom hirmawan, tapi seperti biasa, dengan penuh semangat saya ikut bantu2 jarak jauh. Mulai dari bikin disain undangannya, cari baju pengantennya, sampe nyiapin cenderamata. Karena waktu persiapannya cuman sebulan, jadilah ampir tiap hari wira wiri ke sana kemari nyaipin ini dan itu.

Puji Tuhan, acara berjalan dengan lancar. Terharu, sekaligus bahagia liat tante santi akhirnya jadi juga sama oom hirmawan. Walapun tenggorokannya agak sakit karena panas dalem, Bianca tetep bisa nyanyi sama Ibu buat ngiringin acara sungkeman di gereja.

 

Bianca & Benaia in Hospital
Hampir 1 minggu di Cilacap, anak2 emang makannya kurang teratur. Terutama Bianca. Entah karena udaranya yang panas, atau Ibunya yang kurang tekun merayu, Bianca hanya makan sedikit sekali selama di sana . Benaia juga sedikit rewel. Apalagi dua hari pertama di sana waktu bebe kena panas dalam. Tidur dan makannya sama sekali ga nyaman.

 

Pulang dari Cilacap Bianca keliatan ga begitu sehat, tapi tetep ke sekolah karena ada lomba gambar dan gladi resik untuk acara perpisahan kelas. Benaia masih sehat dan lincah seperti biasa.

 

Rabu siang, sepulang sekolah, Bianca mulai muntah2. Saya langsung pulang. Malamnya kami bawa Bianca ke UGD RSMKB. Mulai dehidrasi, karena banyak cairan yang keluar. Malam itu juga langsung check in. Sedih dan sangat menyesal L Hiks L

 

 

Besok paginya, dapat kabar dari Mbak Inem, Benaia mulai buang2 air. Sampai 7 kali dalam sehari. Malam itu, Benaia juga masuk RSMKB. Dua anak sekaligus diopname di rumah sakit. Bukan hal gampang… L

 

Minggu sore, Bianca diijinkan pulang. Benaia baru menyusul Selasa siang. Tadi pagi waltu saya tinggal ke kantor, mereka sudah mulai main dan teriak2 lagi di rumah. Senangnya…. :D

 

 

Another Baby
Sudah beberapa hari ini saya  ngerasa ga begitu enak badan. Hasil test sementara di rumah tadi malem, kayaknya Bebe mau punya adik. Kami memang ga minta, tapi TUHAN berbaik hati ngasih lagi. Sabtu besok baru mau periksa ke dokter. Doakan ya……

 

 

PS.:

Miss you all too….

I’ll be knocking at your door, soon :D

Promise ;-)

Posted by Lesca at 13:10:39 | Permanent Link | Comments (13) |